artikel inspirasi muslim rumah sak

“HATI-HATI DENGAN WAKTU/UMUR (1)” |  Artikel Inspirasi Muslim – Bidang Dakwah Rumah Sakit Ridhoka Salma Cikarang

حُقُوقٌ فِى الاوقَاتِ يُمكِنُ قضَاءُوهاَ وحقوقُ الاَوْقاتِ لاَ يُمكِنُ قضاَءوهَا

اِذ ْماَ مِنْ وَقْتٍ يَرِدُ الاَّ وَللهِ عليكَ فِيهِ حقّ ٌجَدِيدٌ واَمْرٌ اكيدٌ فكيفَ تَقـْضِى فيهِ حَقّ َغَيْرِهِ وَانتَ لمْ تَقْضِ حقّ َاللهِ فيْهِ

  1. “ Hak/ kewajiban-kewajiban didalam waktu itu mungkin dapat diqodho’inya, tetapi hak-haknya waktu itu tidak mungkin bisa diqodho’(diulangi) nya,. Sebab tiada suatu waktu melainkan ada hak dan kewajiban yang baru dan perkara penting yang harus kau penuhi, maka bagaimanakah engkau akan menyelesaikan hak lainnya, sedang engkau belum menyelesaikan/ memenuhi hak/ kewajibanmu kepada الله dalam waktu itu.”

 

Hak-hak (kewajiban yang ada dalam waktu yaitu: ibadah-ibadah seperti sholat puasa zakat dan lainnya, bila tidak bisa dikerjakan pada waktunya, bisa di qodho’ pada waktu lainnya. Tetapi hak-hak waktu itu sendiri yakni apa yang disediakan diberikan الله untuk hamba waktu itu, jika tidak dilaksanakan hak-haknyam tidaklah mungkin bisa di qodho’inya.  Syekih Abul Abbas Al-Mursy berkata : “waktu-waktu yang diberikan kepada hamba itu ada empat tidak lima :

  1. Nikmat,
  2. Bala’,
  3. Taat,
  4. Maksiat.

Dan الله mewajibkan kepadamu tiap-tiap waktu itu ada bagian ibadah yang harus kamu penuhi dengan hukum-hukumnya Tuhan. Barang siapa di dalam waktu taat, maka hak/ kewajiban yang harus dipenuhi yaitu memandang anugerah dari الله, apabila dalam waktu mendapat kenikmatan, maka dengan bersyukur  yaitu: senangnya hati karena الله, apabila dalam waktu maksiat, maka yang harus dipenuhi yaitu Taubat dan minta