Ilmu Kedokteran Nabi Madu dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: “Dan Rabbmu mewahyukan kepada lebah, ‘Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia! ’Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Rabbmu yang telah dimudahkan (bagimu)! Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya,…
SelengkapnyaDzikir Agar Hati Tenang Keluar dari Masalah dengan banyak BerIstighfar Dalam menghadapi masalah apapun hendaknya kita selalu mengingat setiap kesalahan dan dosa yang kita buat. Mungkin masalah yang muncul dikarenakan kesalahan yang telah kita perbuat sebelumnya. Maka dari itu, perbanyak memohon ampun dengan mengucapkan istighfar. Rasul bersabda, “مَنْ أَكْثَرَ مِنْ الِاسْتِغْفَارِ؛ جَعَلَ اللَّهُ لَهُ مِنْ…
SelengkapnyaJihad Dengan Harta Sahih al-Bukhori:2578 عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيَّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قِيلَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، أَيُّ النَّاسِ أَفْضَلُ؟ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: مُؤْمِنٌ يُجَاهِدُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ. قَالُوا: ثُمَّ مَنْ؟ قَالَ: مُؤْمِنٌ فِي شِعْبٍ مِنْ الشِّعَابِ يَتَّقِي اللَّهَ وَيَدَعُ النَّاسَ مِنْ شَرِّهِ. 🖋Dari Abu Sa’id…
SelengkapnyaSudahkah Kita Berbakti Pada Orang Tua Saat Mereka Telah Wafat Asy-Syaikh Al-Utsaimin rahimahullah mengatakan, بِرُّ الوالدَيْنِ يكون بعدَ موْتِهما بالدُّعاءِ لهما، والاستغفارِ لهما، وإكرامِ صديقِهما، وصِلةِ الرَّحمِ الَّتي لا صِلةَ لكَ بها إلَّا بهما، فكلُّ هذا مِن بِرِّ الوالدَيْنِ بعدَ موْتِهما. “Bakti pada kedua orang tua setelah mereka wafat ialah dengan; – mendoakan…
Selengkapnya5 Hal Yang Harus Disegerakan Ada lima hal yang boleh segera atau tergesa-gesa dilakukan padahal asal tergesa-gesa adalah dari setan. Namun karena ini ada kebaikan, maka boleh tergesa-gesa atau meminta segera untuk dilakukan. . Imam Hatim Al Ashom, pernah mengatakan bahwa : . كان يقال العجلة من الشيطان إلا في خمس إطعام الطعام إذا حضر…
SelengkapnyaJalan Kemuliaan Yang Banyak Dikira Oleh Manusia Sebagai Bentuk Kehinaan Jalan yang dimaksud ialah bersabar dan memaafkan ketika dizalimi. Banyak yang mengira bahwa bila kita dizalimi dan mengambil sikap sabar serta memaafkan itu berarti menghinakan diri. Padahal sama sekali tidak demikian. Sabda Nabi Muhammad ﷺ berikut ini buktinya, وَلَا ظُلِمَ عَبْدٌ مَظْلَمَةً فَصَبَرَ…
SelengkapnyaMemburu Hidayah Allah Ingin kuat akidah, keimanan meningkat, rezeki cukup, dan semangat untuk syukur dan sabar terus membara, tapi jarang membaca dan menelaah Al-Quran, bagaimana bisa tercapai keinginannya? Ketika kita membaca surah Al-Baqarah, banyak ayat yang dapat menguatkan akidah. Kisah-kisah di dalamnya bisa menjadi semangat kita untuk menjalani hidup dengan syukur dan sabar. Hukum-hukum…
SelengkapnyaKetika Dinasehati, Dijawab Urus Saja Dirimu Wahai pelaku maksiat, berhentilah dari semua dosa dan maksiat yang dimurkai Allah… Engkau menginginkan kenikmatan Surga, tetapi tetap bergelimang dalam kemaksiatan… Engkau menginginkan kebahagiaan di dunia dan di akhirat, tetapi tetap berpindah dari satu maksiat ke maksiat yang lain… Sampai kapan kebaikan-kebaikan tetap gersang, sedangkan keburukan-keburukan terus…
SelengkapnyaManisnya Iman atau Hijaunya Dunia? Allah Maha adil. Jika engkau menginginkan harta, maka Allah akan membagikannya kepada siapa yang mengejarnya. Jika engkau ingin dunia, maka Allah akan berikan kepada siapa yang menginginkannya. Namun, Allah tidak memberikan kenikmatan iman kepada siapa saja karena Dia hanya memberikannya kepada para pencinta-Nya, siapa pun orangnya. Abdullah bin Mas’ud…
SelengkapnyaKuncinya Adalah Sabar Dan Tekun Asy-Syaikh Muhammad Al-Utsaimin berkata, أن الإنسان إذا صبر أدرك مناله؛ وإذا ملّ كسل، وفاته خير كثير “Sesungguhnya jika seseorang bersabar dia akan bisa mewujudkan cita-citanya. Tapi jika dia (perturutkan) rasa bosan lalu malas maka dia akan kehilangan kebaikan yang banyak.” (Tafsir Surah Al-Baqarah, I/164) Semoga Bermanfaat
Selengkapnya